Trenggalek adalah sebuah
kabupaten di Provinsi
Jawa Timur,
Indonesia. Pusat pemerintahan berada di
Trenggalek kota. Kabupaten ini menempati wilayah seluas 1.205,22 km² yang dihuni oleh ±700.000 jiwa.
[2]
Letaknya di pesisir pantai selatan dan mempunyai batas wilayah sebelah
utara dengan Kabupaten Ponorogo; Sebelah timur dengan Kabupaten
Tulungagung; Sebelah selatan dengan pantai selatan; dan Sebelah barat
dengan Kabupaten Pacitan.
Kabupaten Trenggalek terdiri dari 14 kecamatan yaitu:
- Bendungan
- Dongko
- Durenan
- Gandusari
- Kampak
- Karangan
- Munjungan
- Panggul
- Pogalan
- Pule
- Suruh
- Trenggalek
- Tugu
- Watulimo
Komoditi
- Pertanian : padi, jagung, singkong, kedelai, kacang.
- Perkebunan: tebu, cengkeh, tembakau, durian, salak, manggis, rambutan, duku.
- Industri: kecap, sirup, tapioka, pengeringan ikan, batik, makanan
ringan, terpentin, rokok, sawmill, bahan bangunan, genteng, tahu dll.
Budaya dan Pariwisata
Trenggalek mempunyai banyak tempat peristirahatan dan tempat wisata
yang mempunyai keindahan yang masih asli belum terubah oleh keadaan
zaman, misalnya goa, pantai, dan pegunungan yang asri.

- Gua Lawa. Merupakan salah satu gua terbesar dan terpanjang di Asia Tenggara.
- Pantai Prigi. Pusat pariwisata dan perekonomian warga Kecamatan Watulimo. Terdapat tempat pelelangan ikan dan merupakan Pelabuhan Nusantara.
- Pantai Pasir Putih. Kurang lebih 2 km dari Pantai Prigi. Terkenal karena pasirnya yang putih bersih.
- Pantai Pelang. Pantai yang terletak di Kecamatan Panggul ini
mempunyai keindahan yang luar biasa. Memiliki air terjun dan pulau
kecil-kecil yang indah.
- Larung Sembonyo. Upacara adat pesisir yang selalu menarik perhatian wisatawan asing maupun domestik. Diadakan setahun sekali di Pantai Prigi.
- Pantai Blado. Terletak di Kecamatan Munjungan, merupakan tempat
wisata alami yang berada di arah Selatan dari Kota Trenggalek, Yang
terkenal dengan pusatnya tanaman Cengkih dan Durian.
- Upacara Dam Bagong. Diadakan setiap tahun sekali dengan mempersembahkan kepala kerbau untuk di larung di Kali Bagong.
- Candi Brongkah. Merupakan candi yang berisi sejarah asal usul Trenggalek.
- Alun-alun Kota. Sarana rekreasi keluarga yang selalu ramai
dikunjungi warga Trenggalek, terutama pada malam minggu, serta pada hari
hari menjelang proklamasi kemerdekaan RI dimana di alun alun kota
trenggalek diadakan bazaar dan taman hiburan rakyat yang dapat menghibur
anak anak maupun orang dewasa
- Tari Turangga Yaksa. Merupakan tarian khas Kabupaten Trenggalek.
Makanan Khas
1. alen alen
2. tempe kripik
3. mancho
4. sale pisang
5. nasi tiwul
6. nasi gegok
Sejarah
Salah satu tokoh terkenal di Trenggalek adalah Dyan Arya Menak Sopal
lebih dikenal dengan nama Menak Sopal, salah seorang bupati atau
penguasa Trenggalek. keterangan resmi mengenai Menak Sopal belum banyak
ditulis, akan tetapi situs berupa makam dapat dijumpai di dusun Bagong,
kelurahan Ngantru, kecamatan Trenggalek. Menak Sopal dikenal sebagai
pahlawan bagi kaum tani di Trenggalek, usahanya untuk membangun sebuah
dam atau waduk beserta saluran irigasi yang menyertainya berkembang
menjadi sebuah legenda yang mengiringi tradisi sedekah bumi yang sampai
saat ini dilaksanakan oleh kaum tani di kelurahan Ngantru pada bulan
Sela. konon, saat membangun waduk tersebut, Menak Sopal dan pengikutnya
mengalami kesulitan karena selalu saja bangunan yang membendung kali
Bagong itu jebol. setelah bertapa beberapa hari akhirnya, Menak Sopal
mengetahui jika penyebab jebolnya bangunan waduk tersebut karena ulah
siluman bajul putih yang menguasai sungai tersebut. setelah bertemu
dengan siluman bajul putih, akhirnya sang siluman bersedia untuk tidak
mengganggu pekerjaan besar Menak Sopal dengan meminta tumbal seekor
gajah yang berkulit putih pula. singkat cerita dengan sedikit tipu
muslihat, Menak Sopal berhasil menyediakan tumbal Gajah Putih kepada
Bajul Putih. Untuk diketahui pemilik Gajah Putih di daerah Wengker hanya
ada satu orang yaitu seorang janda di daerah Ponorogo.
Klub/Tim Olahraga
Persiga (singkatan dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Trenggalek)
adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Trenggalek.
Persiga Trenggalek saat ini berlaga di Liga Indonesia Divisi 3 dan
sedang dipromisikan menuju Liga Indonesia Divisi 2. Persiga Trenggalek
juga mempunyai julukan Laskar Gajah Putih, adalah hewan yang ada di
cerita Menak Sopal sebagai tokoh ternama di Trenggalek. Oleh karena itu
diberi julukan kepada Persiga Trenggalek. GALAK MANIA adalah supporter
setia dari Persiga Trenggalek.
Potensial Tambang Emas
Berdasarkan website dari ARC Exploration (perusahaan pertambangan Australia yang berfokus explorasi kekayaan alam di Indonesia)
[3]
terdapat kandungan mineral emas dan perak berkualitas tinggi di daerah
Sentul, Kojan, Buluroto. Perusahaan ini telah melakukan test untuk
mengkonfirmasi potensial ekonomi dari kandungan emas. Mereka akan
membangun tambang emas yang merupakan kerjasama dengan P.T. Sumber
Mineral Nusantara (SMN), dengan hasil bagi 95% untuk ARC Exploration.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar